'Ibrah 2: 4 Mutiara Hilang Karena 4 Mungkara
4 VS 4
4
MUTIARA HILANG KARENA 4 MUNGKARA
بسم الله الرحمن الرحيم
Asslamu’ailakum Warahmatullahi wa Barakatuh,
Alhamdulillahi Rabbi al-‘Alamín. Nahmaduhu wa Nasta’inuhu wa
nastagfiruh.
Asyhádu allá
iláha illallah wahdahula syarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘Abduhu Wa
Rasuluhu, La nabiya ba’dah.
Sahabat sekalian, banyak di antara kita yang tidak menyadari bahwa,
di dalam diri manusia ternyata terdapat sesuatu yang sangat berharga, sehingga
dengan adanya itu kedudukan manusia diangkat melebihi makhluk yang lain. Sesuatu
yang berharga itu telah disebut oleh Rasulullah saw, sebagai mutiara (Jawahir) yang sangat indah.
Empat mutiara ini juga yang membedakan antara manusia dengan
makhluk lainnya. Derajat yang mulia di sisi Allah akan didapatkan oleh manusia,
manakala ia mampu menjaga da memelihara karunia-Nya tersebut. Begitupun
sebaliknya, manusia akan sengsara dan jatuh pada derajat kehinaan apabila ia
menyia-nyiakan keempat mutiara ini.
Manakala anda ingin meraih kebahagian sejati maka jagalah dan
gunakanlah keempat Jawahir ini dengan sebaik-baiknya, namun jika tidak
maka mutiara itu akan rusak, bahkan hilang.
Lalu apa saja mutiara tersebut dan apa perbuatan yang bisa membuat
mutiara itu hilang??
Rasulullah Saw. bersabda;
اربعة جواهر فى جسم بنى ادم يزيلها اربعة اشياء. اما الجواهر فالعقل
والدين والحياء والعمل الصالح. فالغضب يزيل العقل والحسد يزيل الدين والطماع يزيل
الحياء والغيبة يزيل العمل الصالح.
Empat macam mutiara yang ada pada diri
manusia, dapat dihilangkan dengan empat perbuatan mungkara;
Akal-Agama-Malu-Amal
1.
الغضب
يزيل العقل (Kemarahan dapat menghilangkan akal)
·
Akal dapat hilang dengan rasa marah, karena ketika
seseorang marah akal sehatnya pun hilang, sehingga kendali atas dirinya ada
dalam kemarahan.
·
Dalam Islam, sifat amarah ini sangat berbahaya dan
dianjurkan untuk dijauhi, Rasulullah bersabda: Dari Abu Hurayrah Ra., bahwa
ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Saw., “Berilah aku wasiat”. Rasul
menjawab; “Janganlah engkau marah,” Orang itu mengulangi lagi
pertanyaannya, Rasul tetap menjawab “Janganlah engkau marah”. (HR.
Bukhari).
2.
الحسد
يزيل الدين (Hasad dapat menghilangkan agama)
·
Secara general yang dimaksud dengan hasad
adalah mengharapkan hilangnya kenikmatan orang lain. Hasad dapat pula diartikan
dengan “Susah Orang Senang” <> “Senang Orang Susah”, Meunye ka senang
gop, citka susah, tapi waté Ureung laen Susah, gob nyan meuleumpah seunang! ini
merupakan hal yang sangat berbahaya.
Allah berfirman: Dan janganlah kamu iri
hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak
daripada sebagian yang lain. (karena) bagi seorang laki-laki adalah sebagian
dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanitapun ada bagian dari apa yang
mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu (An-Nisa’: 32)
3.
الطماع
يزيل الحياء (Serakah dapat menghilangkan rasa malu)
·
Rasa malu akan hilang dengan sifat rakus/serakah.
Orang yang serakah tidak akan memiliki rasa malu. Rakus jabatan terjadi
korupsi, sikut kanan sikut kiri, menghalalkan segala cara, begitupun dengan
orang yang ingin memiliki harta yang banyak akhirnya menipu!
4.
الغيبة
يزيل العمل الصالح (Mengupat dapat menghilangkan amal)
·
Amal salih dapat hilang karena ghibah. Ghibah artinya
membicarakan aib orang lain, dan orang yang menjadi objek pembicaraan tidak
menyukai dengan apa yang dibicarakan. Sehingga kita perlu menjaga amal salih
yang telah kita lakukan agar tidak hilang hanya karena perbuatan ghibah.
Demikianlah semoga bermanfaat.
Wassalam.
Komentar
Posting Komentar